(oleh Losa)
luka mengingatmu
terdampar jiwa meraba-raba
tapi entah ini diri
akhiri, namun terlanjur membekas
kini kau hantu dikepalaku,,
tidak menjelma hanya bayang-bayang
tampaknya air mata suka itu
tumpah basahi gelisah raut muka
kau rayu masukan aku dalam ruang rasa
menggoda hinga aku tertunduk
setia diri dalam pedih, dalam luka, dalam keheningan, dalam kerinduan .. "
kerinduan ya luka ya kerinduan.."penantian"
kau sembunyi hilang, terkunci aku disini
menggores dalam kebisuan
kerapuhan dan bayang-bayang
untuk kau aku bertahan
untuk luka yang kau berikan..

Tidak ada komentar:
Posting Komentar