Jumat, 28 Oktober 2016

Aku Rindu Bu



 (Oleh Losa)

Ibu,
Sungguh aku rindu
aku belajar mencintai, dalam sinarmu.
Di dalam hatiku kau mengajaku untuk selalu menari,
Betapa banyak dusta yang telah aku berikan padamu
Tapi kau tetap memberi harapan bagi ku
senantiasa tulus keingananmu membahagiakanku
tak kau hiraukan derita siang dan malam
kau topangkan rasa kasihmu tanpa keluh dan letih
Diatas langit yang tiada batas.
Ibu,
dalam langkahmu kau ajarkan untuk menulis,
tentang kehidupan dan kematian
juga tentang menantang badai yang ganas,
kau tiadakan segala keluh kesah
kemurnian hatimu selalu terjaga tak berpaling
Ibu,
Kini hari-hariku seperti kosong,
sayapku seperti patah
aku tampak seperti tiada daya
dirimu lebih dari berarti dalam hidupku
tanpa air mata kau pergi meninggalkan semuanya
kau tinggalkan aku, tak kembali.
Ibu,
kini ragamu telah tiada
Perjuanganmu selalu menguatkanku
pada galap dan temaram, kasihmu terangi langkahku
terkadang aku gelisah, tapi tak lelah
Bayangmu selalu menyapa
cinta sayangmu hidup sepanjang masa
meski kau telah tiada…
Ibu,
ingin kusampaikan padamu,
malam ini aku lihat awan kelam berbaris
berjalan dengan pelan dan menjauh
lihatlah Bu, Kejora nan indah akan datang
betapa ingin diriku dalam pelukanmu,
memandang kejora yang berpendar-pendar indah
dan tersenyum mesra hingga aku tertidur
dalam dekapanmu yang tulus selalu…
Ibu,
Sungguh aku rindu,
salam mesra anakmu

1 komentar: