Minggu, 30 Oktober 2016

Penantian



(Oleh Losa)



Dawai malam berdenting,
mengiring jiwa, aku melayang...
aku tulis sebuah sajak, 
tentang aku dan kau,
tidak mesra tak juga indah, 
aku tak pandai menulis kata,
menyepakati jarak menjadi tirai, 
sampai semua menjadi sirna.
aku ceritakan tentang kau dan aku, 
pada kejora di tengah kelam...
tentang kekakuan, kemesraan dan kepahitan…
Kini malam semakin larut,
Aku terpaku di kesunyian
ingin aku jumpai kau, 
apalah daya mengutuk waktu,
rindu menjadi kaku, membeku tak bergeming..
di penantian aku bertahan,
Tak lelah aku menunggu...
sempat ku ingin mengingkari,
mendustai semua yang terpendam,
namun aku terlanjur memilih,
bertahan di penantian...
Meskipun kita tahu,
harapan pada kenyataan adalah penyiksaan...
namun kesetiaan sebuah perjalanan yang menentukan.

(losa.linea#341)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar