Sabtu, 29 Oktober 2016

Bocah Palestina

 (oleh Losa)




Ayah ! ceritakan padaku tentang darah ini
darah ibu, darah dia, darah ini

duka, kehancuran, ketakutan,
dan tentang Mesin-mesin pembunuh itu
ceritakanlah semua padaku

ceritakan ayah,, jangan diam

jangan kau liat tempatku bermain
jangan kau usapkan tanganmu itu kumukaku

setidaknya kau ajarkan aku mengangkat senjata ini
agar ku tau ketegangan yang kau rasa

aku bosan kau sembunyikan
tembok-tembok ini hanya menambah pedih bagiku ,,
sementara aq hanya bisa mengintip

lalu kau kembali dengan kegelisahan

ayah !!
aku ingin tangguh sepertimu
meski letih tampak dari wajahmu
tapi kau tak pernah lari

'bangkai', duka, yang penuh keharuman ini
yang merayuku untuk ikut denganmu

mengapa kau harus takut untuk mengajaku
aku tak mau bunga-bunga yang wangi itu
Air mata dan darah
dan...,
biarkan ' bangkai '' harum bagiku

salam tinjuku padamu dunia
bila kau dengar jerit pedihku
tak usah kau teteskan air mata itu

bukan ayahku yang mengajarkan aku
tapi mereka yang menantangku

Tidak ada komentar:

Posting Komentar